Anak Demam Kejang, Jangan panik Atasi Dengan ASIK

Sinua bareng apoteker bersama Dokter Ninia Wulansari dan Apoteker Hartoyo

Kamis, 22 Juni 2023 Jam 13.00

Demam merupakan keluhan yang paling sering ditemui pada anak-anak, terutama anak balita sehingga banyak menimbulkan kekhawatiran orang tua. Sebenarnya demam merupakan mekanisme dari tubuh untuk melawan  infeksi atau radang yang sedang terjadi pada tubuh kita. Anak-anak dikatakan demam apabila suhu tubuh melebihi normal yaitu 38 derajat ke atas. Suhu tubuh normal yaitu antara 36-37०C. Kita juga harus menggunakan alat pengukur suhu yaitu termometer agar hasil lebih objektif, bukan hanya dengan perabaan menggunakan tangan.

Termometer yang paling mudah digunakan adalah termometer digital, di mana bisa digunakan di mulut, ketiak atau di dubur. Penggunaan termometer di ketiak lebih disarankan untuk anak-anak yang sudah kooperatif atau sudah bisa diberi arahan agar termometer tetap di mulut. Untuk penggunaan termometer ketiak harus benar-benar menempel di kulit dan diletakkan di tengah-tengah ketiak. Untuk penggunaan yang paling akurat yaitu di dubur dengan cara dimasukkan ke dubur sampai kedalaman sekitar 1,5-2 cm.

Gejala dari kondisi demam pada anak yang perlu menjadi perhatian :

  1. Suhu tubuh >39C
  2. Anak menjadi rewel
  3. Tidak mau makan dan minum
  4. Lemah
  5. Tidak ceria

Jika tubuh anak demam, tetapi tidak terlalu tinggi dan tidak disertai gejala di atas maka jangan buru-buru diberikan obat penurun demam, karena sebenarnya tubuh sedang melawan bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh. Beri anak minum yang cukup dengan suhu ruangan yang nyaman.

Namun, ketika demam terlalu tinggi maka dapat menyebabkan kejang demam. Menurut Dokter Ninia Hal yang perlu dilakukan saat anak mengalami kejang demam adalah:

  1. Tetap tenang.
  2. Jangan letakkan anak di lantai agar tidak terbentur dan terlalu keras, sebaiknya diberi alas.
  3. Tempatkan anak pada alas atau tempat tidur yang nyaman (tidak keras, tidak terdapat bahan yang berbahaya, dekat alat listrik).
  4. Jangan memasukkan apapun ke dalam mulut anak (termasuk obat dan sendok) karena dapat menyumbat saluran pernapasan.
  5. Jangan memaksa untuk menghentikan kejang tersebut.
  6. Tunggu sampai kejang berhenti sendirinya.
  7. Posisikan anak dalam kondisi miring, supaya apabila sebelum kejang anak sedang makan atau minum, makanan tersebut bisa keluar.
  8. Jangan kompres dengan air dingin, alkohol, atau minyak (gunakan kompres dengan air hangat)
  9. Jangan memberikan selimut yang terlalu tebal.
  10. Kejang biasanya terjadi kurang lebih 5 menit.
  11. Jika kejang sudah berhenti, segera bawa ke dokter untuk mengetahui pasti penyebab kejang tersebut apakah karena demam atau ada faktor lain.

Menurut Apoteker Hartoyo dalam Live Sinau Bareng Apoteker, Cara memilih dan menggunakan obat demam dengan ASIK:

  1. Aman
    • Obat asli
    • Obat dengan efek aman dan nyaman
  2. Sendiri
    • Tanpa resep (obat bebas atau bebas terbatas, ditandai dengan logo berwarna hijau atau biru)
    • Digunakan tanpa bantuan tenaga kesehatan
    • Simpan di tempat yang tepat (sesuai petunjuk pada kemasan). Umumnya penyimpanan sirup bukan di kulkas, karena jika disimpan dikulkas maka obat akan rusak.
  3. Ilmu
    • Ikuti anjuran Dokter/Apoteker
    • Ikuti sharing knowledge
    • Pilih obat yang cepat, tepat, dan gunakan yang benar
  4. MenariK
    • Pilih obat dengan rasa dan bentuk yang menyenangkan
    • Baca petunjuk leaflet dan konsultasikan bila perlu
    • Berikan terapi alternatif (berikan pijatan ringan dan asupan air madu yang kaya nutrisi dan khasiat, juga buah-buahan yang kaya akan vitamin yang sangat membantu meningkatkan imunitas tubuh dalam melawan bakteri atau virus penyebab demam pada anak)

Pilihan obat demam yang aman:

  1. Paracetamol, Dapat diminum sebelum makan
  1. Ibuprofen, Diminum setelah makan
  2. Hindari obat keras (termasuk paracetamol dan ibuprofen dalam bentuk suppositoria karena butuh edukasi dari tenaga kesehatan terkait penggunaannya)


https://youtube.com/live/-ZmgKtMGLA4?feature=share

Di Rangkum Oleh:

  • Deskya Monica Alfionita (Peraih Beasiswa Afgindo 2020, D3 Farmasi Mitra Sehat Sidoarjo)
  • Nur Azizah (Peraih Beasiswa Afgindo 2021, D3 Farmasi Mitra Sehat Sidoarjo)
  • Fadila Nurnidya Lutfiana Sari (Peraih Beasiswa Afgindo 2022, D3 Farmasi Mitra Sehat Sidoarjo)

Di Koreksi Oleh apt. Erna Kustiyaningsih, S.Farm (Apoteker Apotek Srikandi Bedahlawak Jombang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *